Menyusuri Jejak Kuliner Khas Kota Sabang

Menyusuri Jejak Kuliner Khas Kota Sabang

Sabang memang terkenal dengan wisata baharinya yang memesona. Taman laut Tugu 0 dan Pulau Rubiah merupakan dua dari yang paling diincar wisatawan.

Selain di tempat ini Anda bisa memanjakan mata dengan keelokkan alamnya yang indah dan sangat memesona. Kota sabang pun memiliki beragam makanan legendaris yang perlu dan wajib dicicipi saat berwisata ke kota Sabang.

Selain wajib untuk dicicipi, beberapa kuliner ini pasti bisa membuat Anda ketagihan dengan kekhassannya. Dan berikut beberapa menu kuliner khas dari kota Sabang :

  • Sate Gurita

Kuliner yang satu ini termasuk yang paling unik khas kota Sabang, karena ya sate gurita ini hanya ada di Sabang saja. Yang membuat uniknya ialah rasa daging gurita itu sendiri, Anda bisa rasakan daging gurita yang lembut dengan bumbu kacang yang pas, dan yang pastinya bikin ketagihan.

Untuk mendapatkan kuliner khas yang satu ini bisa dijumpai di Pujasera atau Pusat Jajanan Selera Rakyat maupun di Wisata Kuliner Kota Sabang. Anda bisa dapatkan satu porsi sate gurita ini dengan harga hemat 10 ribu saja.

  • Mie Jalak

Seperti halnya dengan namanya, mie jalak pun memiliki rasa yang unik pula. Tidak seperti mie pada umumnya, Mie jalak ini berwarna kuning dengan kuah bening dan biasa dicampur bersama daun bawang, tauge, serta taburan daging ikan yang dipotong dadu.

Mie jalak ini selalu ramai dikunjungi baik oleh para pelancong maupun para penduduk setempat. Seporsi penuh Mie Jalak ini bisa Anda dapatkan cukup dengan mengeluarkan uang mulai dari 10 ribu saja.

  • Rujak 0 Kilometer

Jika Anda mengunjungi destinasi Tugu 0 Kilometer, tak akan lengkap rasanya jika tidak mencicipi rujak khas di sana. Rujak yang satu ini cukup berbeda dengan rujak pada umumnya. Berbahan utama Rumbiana ditambah sambal rujak yang digirus halus bersama gula aren dan cabai.

Membuat rasa rujak 0 Kilometer ini terasa sangat nikmat, apalagi saat buah-buahan yang dicocol dengan sambal. Dan akan lebih menggiurkan jika dinikmati langsung dari suguhan dstinasi Tugu 0 Kilometer tersebut.

  • Kedai Kopi Pantai Jaya

Diketahui, kedai ini telah buka sejak tahun 1980 dengan sajian kopi legendaris dari 3 daerah yaitu Tangsi, Sigli, dan Takengon. Kopi-kopi di kedai ini pun disajikan dalam beragam menu, mulai dari kopi hitam, kopi susu dan kopi sanget (kopi susu dicampur gula).

Kedai Kopi legendaris bernama Kopi Pandai Jaya ini juga tak boleh Anda lewatkan. Selain mendapatkan segelas kopi, Anda juga bisa dapatkan kopi hasil panggangan sebagai oleh-oleh dengan harga mulai dari 55 ribu perkilogramnya.

Itulah beberapa kuliner khas dan legendaris dari kota kecil penuh keindahan Sabang. Jika Anda mengunjungi kota Sabang, jangan lupa untuk mencicipi kuliner khas tersebut. Semoga bermanfaat.

Sejarah Colenak Sudah Terkenal Sebelum NKRI Merdeka

Ternyata usia colenak ini sudah buhun alias sepuh, bayangkan saja, sebelum NKRI ini merdeka, colenak sudah di kenal di kalangan masyarakat khususnya orang Sunda. Simak sejarah colenak disini.

Dicocol Enak atau “colenak” adalah salah satu penganan yang berasal dari kota kembang Bandung. Colenak di perkenalkan pertama kali oleh seorang pria yang bernama Murdi yang kini di sebut “Aki Murdi” atau dalam bahasa Indonesianya “Kake Murdi”.

Sejarah Colenak Sudah Terkenal Sebelum NKRI Merdeka

Colenak adalah salah satu makanan yang berasal dari peuyeum (tape singkong) yang di bakar, kemudian di tambah dengan gula merah, dan di tambah dengan parutan kelapa yang membuat rasa colenak, manis-manis gurih asin. 🙂

Dinamakan colenak karena cara makan yang di lakukan adalah dengan menggunakan semacam lidi atau penusuk yang di cocolkan pada gula merah. Ketika di cocol dan di masukan ke mulut rasanya memang enak. Jadi deh di sebut dengan Colenak “dicocol enak”.

Tapi tahukah kalian ternyata colenak ini memiliki usia yang renta alias sudah tua? Colenak di perkenalkan sebelum Negara kesayangan Indonesia ini merdeka. Yang jadi pertanyaan, tahun kapan itu?

Sejarah colenak di Bandung memang sudah menjadi populer, sebab Colenak muncul pada tahun 1930 M atau kurang lebih 15 tahun sebelum NKRI ini merdeka. Atau bisa di bilang pada tahun 2018 ini usianya 88 tahun. Dan pada tahun depan menjadi 89 tahun. Lahir pada masa penjajahan dong yah? 🙂

Usia Colenak boleh saja sudah buhun, namun kepopuleran colenak di masa sekarang masih tetap axis di balik bersaingnya makanan luar yang saat ini banyak di dalam Negeri ini. Pasalnya saja salah satu penjual colenak yang ada di kota Bandung ramai di kunjungi pelanggan dari usia muda sampai tua.

Berapa Harga Colenak Saat ini?

Kalau kalian pernah mendengar nyanyian atau syair “Colenak harga 10 perak” mungkin saat ini tidak demikian, namun tetap terjangkau yakni hanya Rp10.000,- saja. Bahkan harga tersebut berasal dari penjual colenak ORIGINAL di bandung yaitu penerus Aki Murdi.

Nah, apabila kalian jalan-jalan ke Ibu Kota Jawa Barat alias Bandung, WAJIB sekali rasanya untuk merasakan penganan yang satu ini, karena bisa di bilang Colenak adalah makanan khas bandung yang memang perlu di coba 🙂

Dimana Beli Colenak yang Enak di Bandung?

Saat ini makanan khas Bandung ini bukan hanya ada di Bandung saja, khusus di Jawa Barat makanan ini sudah banyak tersebar seperti ke Tasikmalaya, Garut, Ciamis, atau bahkan ke Pangandaran.

Namun apabila kamu menanyakan tempat asli di Bandung kamu bisa datang saja langsung ke Alamat di bawah ini.Kawasan Jl Ahmad Yani No. 733, Kec. Cicaheum, Kel. Padasuka, Cibeunying Kidul, Kota Bandung. Jawa Barat. (Colenak Murdi Putra). Selalu buka pukul 06.30 WIB-20.00 WIB.

Nah, kamu tidak perlu ribet cari alamat penjual colenak asli di atas. Di era modern saat ini gunakan GPS yang memudahkan kamu dalam mencari jalan, atau tempat, Termasuk alamat penjual colenak di atas.

Gimana sudah jelas mengenai sejarah colenak di atas? Nah, sekarang saatnya berburu colenak makanan Tradisional ini sekarang juga. Biar tidak penasaran dengan rasanya yang manis – manis, asin, gurih.

Eh ada tambahan lagi, colenak yang di jual saat ini bukan hanya ada colenak Original saja. Melainkan bisa di tambah dengan toping seperti Keju, Coklat, dan lain sebagainya.

Ok semoga bermanfaat. 🙂